CGTN: Langkah Tiongkok Mendorong Pembangunan Bermutu Tinggi Lewat Inovasi Teknologi

- Pewarta

Rabu, 24 Desember 2025 - 04:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 24 Desember 2025 /PRNewswire/ — CGTN menerbitkan artikel tentang pembangunan regional terarah yang ditempuh Tiongkok guna mendorong inovasi teknologi. Dengan mengulas inovasi teknologi di klaster perkotaan utama di Tiongkok – wilayah BeijingTianjinHebei, Delta Sungai Yangtze, serta Kawasan Teluk Raya Guangdong-Hong Kong-Macao – artikel ini menyoroti bahwa inovasi di Tiongkok telah memasuki babak baru yang ditandai oleh koordinasi regional, kemajuan multilevel, dan dampak nasional.

Menurut suplemen terbaru "Nature Index 2025 Science Cities", lebih dari setengah jumlah sentra penelitian ilmiah terbaik di dunia kini berada di sejumlah kota di Tiongkok, sebuah catatan penting dalam sejarah. Beijing terus memimpin sebagai kota sains nomor satu dunia sejak 2016.

Inovasi di Tiongkok saat ini tidak lagi terpusat di segelintir kota besar. Sebaliknya, inovasi telah memasuki babak baru dengan koordinasi regional yang lebih kuat, kemajuan di berbagai level, dan dampak yang dirasakan secara nasional.

Pembangunan Regional Terarah

Alih-alih berkembang sendiri, Beijing memaksimalkan perannya sebagai pusat inovasi teknologi, serta memperkuat koordinasi dengan Tianjin dan Hebei. Lewat langkah tersebut, Beijing terus meningkatkan kapasitas inovasi di kawasan BeijingTianjinHebei, klaster perkotaan yang dijuluki "Jing-Jin-Ji".

Pembangunan terarah di kawasan Jing-Jin-Ji, bagian dari strategi nasional sejak Februari 2014, telah menggerakkan inovasi teknologi regional.

Saat ini, kawasan tersebut memiliki 14 platform inovasi dan tujuh klaster manufaktur maju tingkat nasional. Pada 2024, nilai PDB kawasan ini mencapai RMB 11,5 triliun (sekitar USD 1,6 triliun).

Di Zhongguancun Science Park, Xiong’an New Area, 11 institusi platform dari Beijing—mencakup sains dan teknologi, keuangan, serta riset industri—telah terintegrasi dalam sistem layanan satu pintu. Integrasi ini mendukung berbagai perusahaan yang ingin mengakses sumber daya inovasi berkualitas tinggi tanpa harus meninggalkan kawasan tersebut.

Kawasan Jing-Jin-Ji bukan satu-satunya contoh. Terletak di sekitar titik tengah garis pantai China, Delta Sungai Yangtze—mencakup Kota Shanghai serta Provinsi Jiangsu, Zhejiang, dan Anhui—berakar pada sejarah industri yang kuat. Saat ini, kemampuan inovasi Delta Sungai Yangtze menjadi momentum baru dalam pengembangan kekuatan produktif berkualitas baru.

Lebih dari 30% perusahaan teknologi mutakhir Tiongkok berada di kawasan Delta Sungai Yangtze. National Innovation Center par Excellence, pusat inovasi teknologi nasional yang berbasis di kawasan ini, telah menjalin kemitraan strategis dengan lebih dari 200 universitas dan lembaga riset dalam dan luar negeri, serta mendirikan pusat inovasi bersama hampir 600 perusahaan terkemuka.

Di wilayah selatan China, Kawasan Teluk Raya Guangdong-Hong Kong-Macao telah membuat perkembangan penting dalam kapasitas inovasi teknologi. Tiongkok telah membangun sembilan proyek infrastruktur teknologi utama di kawasan ini. Lebih lagi, 31 laboratorium bersama GuangdongHong KongMacao telah didirikan sebagai fondasi bagi inovasi teknologi di kawasan ini.

Mendorong Pembangunan Berkualitas Tinggi

Presiden Tiongkok Xi Jinping menaruh perhatian besar pada pembangunan regional yang terarah dan berkualitas tinggi. Ia telah mengunjungi berbagai daerah dan memimpin simposium untuk merumuskan arahan bagi setiap kawasan agar memaksimalkan daya saing, saling melengkapi, serta meningkatkan keseimbangan dan koordinasi pembangunan regional.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok terus memperluas penerapan strategi pembangunan regional terarah. Sejumlah klaster perkotaan seperti Jing-Jin-Ji, Delta Sungai Yangtze, dan GBA telah menggerakkan inovasi nasional dan pembangunan berkualitas tinggi.

Sebagai contoh, Kawasan Teluk Raya Guangdong-Hong Kong-Macao yang hanya mencakup kurang dari 0,6% dari luas daratan Tiongkok, mampu menghasilkan sekitar sepersembilan dari nilai ekonomi nasional. Kawasan ini juga menjadi salah satu kawasan paling terbuka dan dinamis secara ekonomi di Tiongkok.

Saat ini, Kawasan Teluk Raya Guangdong-Hong Kong-Macao berfokus pada sektor-sektor baru seperti ekonomi di ruang udara rendah dan biomanufaktur. Kawasan ini menargetkan pembentukan lima klaster industri baru yang masing-masing bernilai RMB 100 miliar (sekitar USD 14,2 miliar), serta mendorong transformasi dan peningkatan industri unggulan seperti teknologi informasi elektronik dan manufaktur peralatan canggih menuju jenjang yang lebih tinggi dan lebih cerdas.

Ketika meninjau Guangdong pada November tahun ini, Xi mendorong provinsi tersebut agar fokus mengembangkan kekuatan produktif berkualitas baru, memperkuat integrasi mendalam antara inovasi teknologi dan industri, serta membangun sistem industri modern yang berdaya saing global. Ia juga menyerukan upaya berkelanjutan untuk memajukan pembangunan Kawasan Teluk Raya Guangdong-Hong Kong-Macao.

Dalam Rapat Kerja Ekonomi Pusat tahunan yang baru saja berakhir, Tiongkok berkomitmen mengembangkan pusat inovasi teknologi internasional di Beijing (kawasan BeijingTianjinHebei), Shanghai (Delta Sungai Yangtze), dan Kawasan Teluk Raya Guangdong-Hong Kong-Macao.

"Perluasan tiga pusat inovasi teknologi internasional—dari kota tunggal menjadi klaster perkotaan yang lebih luas—merupakan peningkatan strategis. Langkah ini membuktikan bahwa Tiongkok terus membangun pusat inovasi yang semakin mengutamakan koordinasi regional," kata Gong Chao, peneliti di National Institute of Innovation and Development, Universitas Tongji.

Informasi selengkapnya:
https://news.cgtn.com/news/2025-12-22/How-China-drives-high-quality-development-through-tech-innovation-1JjihOzBpvi/p.html 

Berita Terkait

EngineAI Resmikan Pabrik Cerdas di Shenzhen, Robot Humanoid T800 Mulai Dikirim secara Massal
Gravity Game Unite (GGU) Tutup OBT MMORPG PC “Ragnarok Zero: Global” dengan Sukses Besar
Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok
Crystal Lagoons Luncurkan Model Baru Small Lagoons by Crystal Lagoons™ Seluas 500 m², Menandai Akhir Era Kolam Renang Komersial
Haier Biomedical Raih Dua Peringkat Teratas dalam Laporan Euromonitor tentang Penjualan Peralatan Laboratorium Ilmu Hayati di Pasar Global, Tuntaskan Ekspansi Global dalam Tiga Tahap
Desay SV Pamerkan Inovasi Mobilitas Berbasis AI di AEE 2026
Laporan Omdia Triwulan I-2026: Hisense Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Segmen TV 100 Inci ke Atas di Pasar Global
Huawei Raih Status Leader dalam 2026 Gartner® Magic Quadrant™ for Enterprise Wired and Wireless LAN Infrastructure Empat Tahun Berturut-turut

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:15 WIB

EngineAI Resmikan Pabrik Cerdas di Shenzhen, Robot Humanoid T800 Mulai Dikirim secara Massal

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Gravity Game Unite (GGU) Tutup OBT MMORPG PC “Ragnarok Zero: Global” dengan Sukses Besar

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:27 WIB

Crystal Lagoons Luncurkan Model Baru Small Lagoons by Crystal Lagoons™ Seluas 500 m², Menandai Akhir Era Kolam Renang Komersial

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:26 WIB

Haier Biomedical Raih Dua Peringkat Teratas dalam Laporan Euromonitor tentang Penjualan Peralatan Laboratorium Ilmu Hayati di Pasar Global, Tuntaskan Ekspansi Global dalam Tiga Tahap

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB